Langit Terbuka

(Fiction) Langit Terbuka oleh Widyaretna Buenastuti Rasanya aku telah berlari cukup lama. Lari dari kenyataan bahwa hidupku berantakan semenjak kutahu bahwa calon suamiku membatalkan pernikahan sehari sebelum akad nikah. Menyebalkan, memalukan dan kulangsung membencinya. “Kenapa kamu yang harus malu?” Sahabatku bertanya. Saat aku mengurung diriku di kamar dan sama sekali nggak mau bertemu dengan siapapun…

Jangan Ala Kadarnya

  Jangan Ala Kadarnya Oleh Widyaretna Buenastuti Pembicaraan makan siang bersama rekan-rekan kantor seringkali memberikan ide cerita-cerita inspiratif, sebagaimana siang itu di tengah-tengah pembahasan persiapan pernikahan salah satu rekan kerja kami, tak terhindarkan saya menyaksikan scene berikut: “Halo, iya nih lagi makan siang. Oh, iya. Nanti aja yah. Yuk daagh.“ Dinda menutup telepon yang baru…