Mewahnya Iman

Mewahnya Iman  Oleh Widyaretna Buenastuti Topik mencari jodoh selalu menjadi topik yang hangat untuk di bahas baik di kalangan para gadis maupun para jejaka. Pada suatu Sabtu sore yang diwarnai rintik hujan, rumahku mendapatkan berkah kedatangan tamu, seorang gadis manis yang rupanya ingin bertukar pikiran tentang seorang jejaka yang baru ia kenal dan telah menarik…

Nama Samaran

NAMA SAMARAN Oleh Widyaretna Buenastuti   Ada beberapa gerai kopi atau makanan cepat saji yang mempunyai cara memanggil nama pelanggannya di kala pesanannya telah siap untuk diambil dari meja pesanan. Berawal dari perasaan kurang nyaman dengan nama yang dipanggil di tempat umum aku pun memberikan nama samaran. kepada barister yang menerima pesanan kami. Temanku, Vania,…

Ada Apa Dengan Cacing?

Ada Apa Dengan Cacing? Oleh Widyaretna Buenastuti   Kutengah berada dalam kendaraanku yang membawaku untuk menghadiri sebuah rapat yang terjadwal jam 10 pagi. Tiba-tiba ada pesan masuk di layar handphoneku yang mengabarkan bahwa rapat diundur setelah makan siang di tempat yang sama. Waduh. Kalau harus kembali ke kantor akan banyak waktu yang terbuang. Sementara saat…

Kata – Kata

Kata-Kata Oleh Widyaretna Buenastuti Suatu hari dalam perjalanan kembali ke rumahku setelah kami menjemput anak teman suami dari sekolahnya, mobil yang kami kendarai dipepet oleh motor secara tidak sopan. Teman suamiku yang memegang kemudi terkaget dan secara spontan langsung mengucap “Wooo….. itu pasti ngambil SIM nya di kelurahan! Gak tau sopan santun banget sih!” dengan…

Mau Bantu Nggak?

Mau Bantu Nggak? Oleh Widyaretna Buenastuti Saat temanku yang kebetulan seorang expatriate meminta tolong untuk dicarikan tempat penitipan buat hewan piaraannya karena manajemen apartemennya memintanya untuk mengeluarkan binatang piaraanya dalam waktu 1 minggu, satu nama yang langsung kuingat adalah Fulan. Temanku yang sangat penyayang binatang dan sepengetahuanku ia mempunyai rumah yang cukup luas untuk menampung…

Mohon Ijin

Mohon Ijin Oleh Widyaretna Buenastuti Selagi kunikmati perasaan syahdu berdzikir setelah Maghrib dan menunggu Isya, tiba-tiba anak bungsuku yang saat kutulis cerita ini, masih duduk di kelas 3 SD, datang bersimpuh dihadapanku.Dengan suara yang ia lembutkan dan bahasa tubuh yang penuh kehati-hatian, ia menuturkan permohonannya padaku: “Ma, aku mau minta ijin,” dengan wajahnya yang polos…

Menunggu atau Menjemput

Menunggu atau Menjemput Oleh Widyaretna Buenastuti   Masih di dalam pesawat menuju ke Jakarta setelah menunaikan ibadah haji, kurasakan ada dorongan yang kuat untuk mengunjungi kakak ibu yang tertua di Surabaya yang aku panggil dengan panggilan Bude. Kusampaikan kepada suamiku tentang keinginanku untuk mengunjungi budeku sebelum masa cuti ini habis dan saatnya harus kembali ke…