BukBer

BUKBER Oleh Widyaretna Buenastuti Penasaran Jadwal meeting dari satu ke yang lainnya cukup menyita waktuku di hari pertama bulan Ramadhan. Sepertinya semua orang menginginkan mengejar target untuk menyambut lebaran meminta seporsi dari waktuku yang sangat terbatas. Astaghfirullohaladzim, kulirik jam di tanganku sudah menunjukkan pukul 16.30. Dan kulihat handphoneku ada beberapa pesan dari istriku tercinta yang…

Pijatan Cinta

Pijatan Cinta Oleh Widyaretna Buenastuti Kusambut Dinda dan suaminya yang baru pulang dari menunaikan ibadah haji tepat di depan pintu keluar bandara. Terlihat wajah Dinda yang sumringah bahagia dan aura sinarnya pun memancar dari dirinya. Lega rasanya melihat adikku ini yang begitu bahagianya telah selesai menunaikan kewajiban rukun islam sebagai seorang muslimah. Perjuangannya sungguh luar…

Handuk Basah

Handuk Basah Oleh Widyaretna Buenastuti Dinda membuka pintu rumahnya dengan wajah yang tidak sesumringah biasanya. Aku sangat kenal dengan tabiat Dinda yang sangat ekspresif. Dalam hatiku sudah membatin, pasti ada yang membuat Dinda kesal di pagi hari yang cerah ini. “Kenapa sih Din, kok pagi-pagi sudah wajahnya ditekuk begitu? Ada tamu datang harusnya kasih senyuman…

Jangan Ala Kadarnya

  Jangan Ala Kadarnya Oleh Widyaretna Buenastuti Pembicaraan makan siang bersama rekan-rekan kantor seringkali memberikan ide cerita-cerita inspiratif, sebagaimana siang itu di tengah-tengah pembahasan persiapan pernikahan salah satu rekan kerja kami, tak terhindarkan saya menyaksikan scene berikut: “Halo, iya nih lagi makan siang. Oh, iya. Nanti aja yah. Yuk daagh.“ Dinda menutup telepon yang baru…