What we have shared in 2014?

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2014 annual report for this blog. Here’s an excerpt: A New York City subway train holds 1,200 people. This blog was viewed about 5,400 times in 2014. If it were a NYC subway train, it would take about 5 trips to carry that many people. Click here to…

Bukan Aku

Bukan Aku Oleh Widyaretna Buenastuti   Suatu hari sesampainya aku di rumah, gusar hatiku melihat ruang tengah berantakan dengan berserakan mainan ala anak-anak cowok, ada mobil-mobilan, pistol-pistolan beserta pelurunya dan berbagai perlengkapan ala perang lainnya . Kuucapkan salam dan tidak terdengar suara anak-anak yang menyambutku. Kuletakkan tas dan kubuka sepatuku perlahan sambil melihat sekeliling ruangan.…

Kata – Kata

Kata-Kata Oleh Widyaretna Buenastuti Suatu hari dalam perjalanan kembali ke rumahku setelah kami menjemput anak teman suami dari sekolahnya, mobil yang kami kendarai dipepet oleh motor secara tidak sopan. Teman suamiku yang memegang kemudi terkaget dan secara spontan langsung mengucap “Wooo….. itu pasti ngambil SIM nya di kelurahan! Gak tau sopan santun banget sih!” dengan…

Juice Mangga di Madinah

Juice Mangga di Madinah Oleh Widyaretna Buenastuti Aku kesal, aku malu, aku marah dan aku pun menangis….. Saat makan siang tiba, rasanya aku tidak terima ketika pelayan di restoran hotel tempat aku menginap di Madinah melarang aku untuk mengambil makanan dari sisi makanan prasmanan sebelah kiri dari pintu masuk restaurant. Makanan prasmanan di sisi kiri…

Mau Bantu Nggak?

Mau Bantu Nggak? Oleh Widyaretna Buenastuti Saat temanku yang kebetulan seorang expatriate meminta tolong untuk dicarikan tempat penitipan buat hewan piaraannya karena manajemen apartemennya memintanya untuk mengeluarkan binatang piaraanya dalam waktu 1 minggu, satu nama yang langsung kuingat adalah Fulan. Temanku yang sangat penyayang binatang dan sepengetahuanku ia mempunyai rumah yang cukup luas untuk menampung…

Mohon Ijin

Mohon Ijin Oleh Widyaretna Buenastuti Selagi kunikmati perasaan syahdu berdzikir setelah Maghrib dan menunggu Isya, tiba-tiba anak bungsuku yang saat kutulis cerita ini, masih duduk di kelas 3 SD, datang bersimpuh dihadapanku.Dengan suara yang ia lembutkan dan bahasa tubuh yang penuh kehati-hatian, ia menuturkan permohonannya padaku: “Ma, aku mau minta ijin,” dengan wajahnya yang polos…

Menunggu atau Menjemput

Menunggu atau Menjemput Oleh Widyaretna Buenastuti   Masih di dalam pesawat menuju ke Jakarta setelah menunaikan ibadah haji, kurasakan ada dorongan yang kuat untuk mengunjungi kakak ibu yang tertua di Surabaya yang aku panggil dengan panggilan Bude. Kusampaikan kepada suamiku tentang keinginanku untuk mengunjungi budeku sebelum masa cuti ini habis dan saatnya harus kembali ke…